Pada curhatan sebelumnya menceritakan tentang cuplikan 2015, dimana aku memiliki bidadari cantik yang ternyata sangat dicintai oleh Allah SWT sehingga kembali ke pangkuannya. Dulu butuh waktu 3 bulan untuk bisa mengiklaskan kondisi kesehatan mba Nia, dari situlah aku belajar seperti apa ikhlas. Dan setelah kepergiannya pada Januari 2016 maka tak butuh waktu lama duka menyelimuti keluarga.
Ikhlas???? Aku jawab iya ... aku sudah ikhlas
Tapiiii .....
Rasa bersalah malah timbul dan terus menghantuiku ... bersalah karena dulu teledor saat hamil tidak menjaga asupan makan, bersalah karena tidak menerima kondisi mba nia dan mencitai dengan sepernuh hati , entah kesalah apa lagi yg aku rasakan.
Januari seperti kelabu bagiku , aku merasa itulah awal tahun tersedih yg aku alami. Tanpa gairah dan tanpa harapan.
Namun itu hanya pemikiranku saja, ternyata berbeda dengan suamiku. Dia sangat sabar dan tetap menjalani aktivitas dengan sebaik mungkin. Atau mungkin aku yg tidak tahu isi hati dia? Entahlah ... tapi yang pasti hariku semakin membaik berkat dukungan dia.
Lalu pada bulan Maret 2016, aku mengalami mual dan drop pada imunitas tubuhku. Awalnya aku mengira kurang sehat dan terpikir hanya butuh vitamin serta istirahat. Barulah aku ingat kalau bulan ini aku belum datang bulan, langsung cari testpack.
Dan hasilnya ternyataaaa........
Garis strip dua !!!
Aku hamil !!!
Biar lebih yakin langsung kroscek ke dokter kandungan. Hasilnya juga sama sedang hamil satu bulan.
Alhamdulilah. Berita bahagia ini hanya mendapatkan respon yang biasa untuk kami berdua. Bersyukur dan berusaha untuk menjaga asupan gizi.
Pada bulan April 2016, kembali kontrol rutin kehamilan. Karena kontrolnya ke dokter yang saat melahirkan mba Nia, jadi aku mendapat perlakuan spesial. Kali ini harus USG dalam yaitu transvaginal agar bisa mengantisipasi kasus seperti belumnya yaitu deteksi dini apakah ada kelainan kromosom pada janin sebagaimana yang terjadi pada Almarhum Mba Nia.
Namun kali ini, dokternya lebih serius meneliti janinku. Entah apa yang di lihat. Monitor USG didepanku hanya terlihat abu - abu dengan kurva - kurva aneh yang sama sekali tidak ku mengerti. Lama dan seperti mengecek sesuatu berkali - kali. Tanpa sepatah kata ucapan yang keluar.
Dan bu dokter mengulanginya berkali2 seperti ada hal yang mustahil lalu beliau bilang ...
Ibu hamil dan janinnya ada dua ....
Ada dua??? maksudnya kembarkah? masih tidak yakin tadi memang itu yg dilihat bu dokter.. langsung air mata pecah memecah keheningan dan ketegangan yg tadi berasa di ruangan periksa ini .. Masyaallahhh .... berita apakah ini???
Dan ternyata aku hamil kembar.
Awalnya aku tak percaya tetapi makin bertambah bulan makin kurasakan double tendangannya...
Dan akhirnya tanggal 8 November lahirlah dua bayi berjenis kelamin cowok dan cewek.
Khai & Kia.
Jan 2016 mba nia meninggal
Nov 2016 Khai & Kia Lahir



0 komentar:
Posting Komentar