0 Comments
Karyawan Adalah Aset Penting Perusahaan
Karyawan
merupakan aset penting perusahaan karena mereka sangat berperan dalam membangun
citra dan kesuksesan perusahaan.
Secara sederhana, reputasi sebuah perusahaan bergantung dari reputasi orang-orang
yang bekerja di perusahaan tersebut.
Masih
banyak perusahaan yang belum memahami betapa pentingnya seorang karyawan.
Sehingga sering kita menemui karyawan yang resign hanya karena kecewa dengan
perusahaannya. Kecewa karena mendapat perlakuan yang tidak baik. Bahkan sampai
ada mogok kerja dan demo untuk mendapatkan sarana prasarana yang layak .Hal itu
karena mereka merasa perusahaan tidak melihat karyawan sebagai manusia secara
utuh yang mempunyai segi emosi, segi kesehatan, segi ekonomi, segi pengakuan
diri, dll.
Sebenarnya
untuk menjadikan karyawan sebagai aset penting perusahaan pada dasarnya sebuah
perusahaan ada komunikasi antara manajemen perusahaan dengan karyawan guna bisa
menjembatani pemikiran mereka, memberdayakan bakat karyawan, dan memberikan
kesempatan kepada karyawan untuk bisa menggali potensi diri.
Bisa
kita lihat di perusahaan maju dan besar. Mereka menjadikan karyawan sebagai
aset yang perlu dilindungi dan ditangani dengan sangat baik. Mereka memberi
imbalan karyawan tidak sekedar gaji yang layak, tapi juga unsur jaminan
kesehatan, perkembangan karir, kesehatan jiwa, lingkungam, dukungan positif
dari manajemen, ketegasan dalam menjalankan peraturan, desain kantor yang bagus
dan budaya perusahaan yang positif. Membuat karyawan puas bekerja di perusahaan
memang bukan hal yang gampang, tapi bukan hal mutlak yang tak bisa dijalankan.
Sebagai
modal terpenting, fungsi dan peran karyawan selalu bertujuan untuk
memaksimalkan produktivitas dan efisiensi perusahaan melalui cara kerja yang
efektif. Sebab, bila karyawan tidak produktif dan tidak efisien, maka karyawan
mungkin tidak lagi menjadi modal terpenting, tapi menjadi beban buat
perusahaan.
Sejak
dari proses rekrutmen sampai dengan proses evaluasi kinerja, para karyawan
harus selalu diingatkan bahwa mereka adalah modal perusahaan, agar para
karyawan memahami makna keberadaan mereka di dalam perusahaan.
Bila
persoalan kepemimpinan, komunikasi, etika, dan etos kerja tidak dijalankan
secara benar oleh perusahaan, maka karyawan berpotensi menjadi pekerja yang
tidak efektif, dan mungkin juga berpotensi menjadi beban perusahaan.
Perusahaan
yang hebat akan selalu merawat kualitas para karyawannya, apakah itu dari sisi
emosi, intelektualitas, ataupun dari sisi keterampilan. Yang terpenting
perusahaan yang hebat selalu berupaya untuk menjadikan setiap karyawannya
sebagai modal, dan menghindarkan para karyawannya menjadi beban perusahaan.
Namun
karyawan juga perlu membuktikan bahwa mereka layak menjadi aset perusahaan.
Idealnya seorang karyawan mereka harus bisa mengetahui seberapa besarnya mereka
dalam memberikan loyalitas dan kerja keras mereka terhadap perusahaan. Bukan
menjadi karyawan yang hanya mengeluh dan merasa tidak puas dengan kebijakan
yang diberikan oleh perusahaan.
Masih
ada perusahaan yang selalu memberikan kesempatan kepada karyawannya dengan cara
merolling jabatan hal itu agar mereka bisa mengetahui potensi karyawan
tersebut. Jangan menganggap hal itu sebagai imbas atas kinerja karyawan yang
kurang baik tapi anggaplah itu sebagai upaya perusahaan dalam memberikan
kesempatan untuk belajar guna menemukan titik kesuksesan. Selain itu agar
karyawan tersebut dapat mandiri sehingga bisa beralih menjadi seorang owner
yang siap menjadi panutan karyawan lainnya.
Bahkan
ada perusahaan yang memberikan kesempatan dengan cara mengizinkan seorang
karyawan untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi lagi. Hal itu pun merupakan
suatu cerminan perusahaan yang berusaha untuk meningkatkan bakat karyawannya.
Sehingga karyawan memiliki pengetahuan yang luas.
Jika
karyawan terus menggali potensi dan memperbaiki kinerjanya maka tidak ada
karyawan yang merasa jenuh pada job desk masing - masing karena telah
menunjukkan pada perusahaan bahwa mereka layak dianggap aset terpenting.
Hal
itu akan karyawan menjadi lebih senang dan bersinergi, karyawan akan menjadi
orang terdepan untuk menumbuhkan maupun sebagai tameng perusahaan. Karyawan
akan berbuat apa saja yang mereka bisa agar perusahaannya maju pesat. Mereka
sudah melihat bahwa perusahaan adalah rumah milik mereka. Rumah yang akan
dipertahankan sebaik mungkin dari gangguan, rumah yang akan terus menerus
diperbagus agar nyaman ditinggali, dan tempat keluarga karyawan tumbuh bersama.
Apabila sudah mencapai tahap itu, perusahaan bisa dipastikan akan tumbuh
walaupun banyak faktor eksternal yang muncul menghadang. Karyawan bisa
dijadikan andalan perusahaan untuk kemajuan walapun tanpa diminta.
Perusahaan akan menjadi rumah kedua bagi karyawan. Jika
perusahaan menjadikan karyawan sebagai aset terpenting dan karyawan membuktikan
bahwa mereka layak menjadi aset terpenting suatu perusahaan.


