
Hampir semua orang rajin membuka percakapan dengan melontarkan pertanyaan itu.
Apalagi bagi seorang remaja lajang sepertiku yang sudah layak menikah ...
pasti pertanyaan itu akan semakin sering terdengar .
Dan 1001 alasan menari di otakku untuk menangkis pertanyaan itu.
Sebenarnya itu seperti candaan yang tak perlu menarik urat ....
tapi hatiku selalu merespon dengan emosi, sebel, males, sedih dan takut !!!
Emosi karena itu question was repeated - again ...
Sebal karena itu seperti candaan yang selalu menghujam ....
Males karena itu seperti pertanyaan retoris yang hanya membuang-buang waktu...
Sedih karena pertanyaan itu membuatku flashback dengan masalalu ....
Takut !!! ya rasa takut pasti akan itu mengiringi pertanyaan itu karena kita pasti akan berpikir "Apa kekuranganku?",
Bahkan hingga ada yang fobia terhadap pertanyaan itu.
Diam dan pahami pertanyaan itu lalu bercerminlah ke hati kita ...
Menyusun semua tanda tanya guna menghilangkan pertanyaan itu ...
Kenapa aku belum merid?
Salahkan jika aku belum merid?
Lalu mulailah menjawab ....
Semua manusia normal pasti mutlak ingin dicintai dan mencinta dengan ending suatu pernikahan ...
Banyak remaja lajang yang mengidam-idamkan hal itu ...
tapi mereka mempunyai alasan untuk menunda perningkahan ...
diantaranya :
- Ingin mewujudkan cita2 ... walaupun usia hingga 38 tahun
- Lebih suka sendiri karena efek masalalu
- Takut berkomitmen
- karena memang belum mendapatkan jodoh
Namun masih banyak orang yang ingin menelanjangi kaum lajang dengan pertanyaan itu ...
Mereka tidak mememikirkan semua alasan itu karena yang mereka pikirkan ingin melihat kita bahagia ...
Kita sebagai kaum lajang pun tak perlu terlalu histeris memikirkan pertanyaan itu
Rezeki dan jodoh pasti sudah diatur oleh Tuhan ... tetapi itu semua tergantung hambanya ...
jika kita hanya diam tanpa berusaha menjalin persahabatan guna mendekati tali perjodohan pasti kita tidak akan menemukan jodoh kita ...
Saya punya beberapa tips untuk teman2 agar cepat mendapatkan kekasih, yaitu :
1. Tingkatkan rasa percaya diri
2. Perluas jalinan persahabatan seperti ikut jejaring sosial di dunia maya atau ikut komunitas
3. Belajar membuka hati kita kepada orang lain
4. Setelah menemukan orang yang kita idam2kan ... mulailah dengan memberikan perhatian khusus padanya
Bagi yang takut berkomitmen dan mengenang duka masalalu ... itu semua hanya sugesti yang tertanam dikepala kita terlalu dalam ... jadi cobalah berusaha untuk membuka hati dan berani serius untuk berkomitmen ..
Komitmen memang dapat diibaratkan seperti perjanjian darah yang menakutkan serta wajib ditepati namun membawa kabahagiaan bagi orang yang menepatinya.
Komitmen juga akan hadir , saat kita benar2 berani mencintai seseorang dengan tulus, setia dan jujur,.
Lalu bagi teman2 yang tetap bersikeras untuk mengejar cita2 maka tetaplah fokus pada cita - cita dan pernikahan ... pernikahan juga bisa berjalan berdampingan dengan cita2 ... bahkan ada yang menjadikan pernikahan sebagai pecut semangat mengejar cita -- cita ...
saya harap tips itu bisa bermanfaat untuk teman2... dan dapat memberi nilai positif pada pertanyaan itu .
Kita juga tidak boleh menyalahkan orang yang mengajukan pertanyaan itu ...
berfikirlah bahwa mereka sayang dan perhatian pada kita ... dan berikan respon yang positif ...
Bahkan anggap saja itu sebagai pemicu kita untuk cepat menikah ... ^_^
Kalau dipikir2, sebenarnya pertanyaan itu memang cocok untuk membuka suatu percakapan dengan kaum lajang ...hehehe ... :-D

