Janganlah engkau menyimpan cinta di balik awan.
Menyita semua pikiran dan jiwa.
Malam terganggu oleh bayanganmu.
Sampai kapankah bertahan?

Pena dan puisi ini adalah perantara hati ini....
Mewakili bibir yang membeku.
Bisu....

Kau sambut hatiku....
Maka penaku menjadi seruling...
Menghembuskan irama rindu.
Tanda kasih tak berpaling.
Dengan Pena ku ukir Perasaanku....
Aku Cinta Kamu


( Memory_ 08 Agustus 2005)