Back to my world, Back to my imagination

Waw sudah lama sekali saya tak menulis. Terasa semakin kaku saja jari saat menulis di blog ini, rasanya harus berjuang dengan rasa malas agar bisa merangkai beberapa kata. Beberapa kata saja pun nampak seperti satu buku harry potter begitu kata otakku yang mulai dipadati dengan gizi junk food.

Sebenarnya ada terbesit rindu untuk berkicau di blog, akhirnya2 ini saya hanya menghabiskan kicauan di tetangga sebelah dengan ikon burung biru. Meskipun kicauan saya nampak seperti iklan lewat yang hanya sekilas saja dilihat oleh para pengunjung lainnya tanpa menunggu koment. Jika saya ingin mendapatkan koment dari pengunjung lain maka saya akan menulis kicauan saya di tetangga sebelah dengan ikon F.

Sungguh sesuatu yang sangat klimaks saat jari menari diatas tuts keyboard hanya untuk mengeluarkan semua kicauan saya. Namun semua kicauan saya di kedua tetangga tersebut sangat terbatas, terbatas dalam karakter ,terbatas dengan something yang private dan terbatas dengan peraturan pemerintah.

Akhirnya saya kembali memaksa sang jari dan sang otak untuk merangkai kata di rumah induk alias di arus dan karang. Rumah yang sudah diperindah dengan nuansa biru dan nuansa bintang. Sungguh suasana yang seharusnya dapat memicu adrenalin dalam meneriakkan semua ungkapan hati.

Semua perasaan dan pemikiran saya limpahkan di rumah ini. Berharap tulisan ini akan bisa melegakan hati saya dan bisa mengabadikan moment yang amat penting dimana otak kita mempunyai kapasitas terbatasa dalam mengingat semua moment.Sehingga moment yang menurut saya penting pasti akan langsung saya tuangkan di rumah ini agar kelak saya dapat membaca dan menceritakan kembali secara detail kepada anak dan cucu saya.

Sebelumnya saya mempunyai beberapa alasan kenapa saya harus kembali kerumah ini. Itu semua dipicu oleh beberapa faktor. Faktor kesadaran dan faktor penyesalan juga nampaknya ada dihatiku.

Kesadaran karena banyak kejadian yang memang menyadarkanku bahwa saya hanya seorang wanita yang naif dan penuh dengan imajinasi sehingga sangat sayang sekali jika saya hanya menghayal tanpa membuang khayalan itu kedalam sebuah tulisan.

Faktor penyesalan karena sebelumnya saya telah menghilangkan bakat menulis dan menghayal saya hanya karena saya tidak ingin menjadi orang yang berada di negeri mimpi. Saya ingin berada di negeri kenyataan. Saya merasa bahwa membuat tulisan hanya akan memicu saya dalam hal menghayal. Setelah beberapa kali berusaha untuk menghapus bakat ini dan memulai dengan bakat saya ... maka semakin rindulah saya akan menulis. Akhirnya saya menyesal telah berusaha untuk menghapusnya dan saya akan menghapus penyesalan itu dengan kembali menulis.

Well singkat kata ... saya kembali memaksa jari untuk menari diatas tuts .... kembali ke duniaku yang penuh dengan imajinasi......

Yang saat ini perlu saya lakukan hanya fokus, terus belajar dan tidak boleh putus asa .....




read more “Back to my world, Back to my imagination”

home sick kembali meraja


Entah ada apa dengan hari ini ....
yang pasti aku merasa jenuh tingkat tinggi ....
bukan karena efek kerjaan yang seabrek dan juga bukan karena ulah pacar yang mulai sering ngambek ... lalu karena apa?
yang ada diotakku hanya ingin pulang kerumah ... dipeluk mami dan mendengarkan dongeng mami ....
rindu... jenuh ... males .... benar2 menjadi lazy song kalau menurut bruno mars ...


Setelah dianalis secara detail ... ternyata ini semua merupakan gejala home sick ...
ini semua merupakan efek dari tanggal merah yang menempel dikalenderku ... dan selalu menjadi sasaran mataku ....

Tanggal 30 - 31 Agustus 2011 merupakan hari raya idul fitri 1432... yang artinya 3 hari sebelumnya aku akan pulang kampung ....
pulang kerumahku ... pulang ke desaku ... pulang ke asalku ....

Membayangkan saja aku sudah tak sanggup menahan rinduku ... tak sabar dan tak mau menunggu hari .... seakan aku ingin mempercepat waktuku ....

Pulang dan pulang ... itu yang ada diotakku ... alhasil mau kerjapun terasa jenuh dan berat ...
tiap hari hanya menelpon mami ... cuman bilang ... "ma, aku kangen ... mau pulang"

home sick kembali meraja



read more “home sick kembali meraja”

Mengapa cincin pernikahan sulit di lepas?

(Share dari kamar tetangga)

Ikuti langkah berikut ini, Tuhan benar2 membuat keajaiban (ini berasal dari kutipan Cina)

1. Pertama, tunjukkan telapak tangan anda, jari tengah ditekuk ke dalam (lihat gambar).
2. Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya.
3. Permainan dimulai, 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan…
4. Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari menwakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.
5. Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereke memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.

6. Sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak-anak. Cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita.

7. Selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain.



 
 
 
Real love will stick together ever and forever

Thumb represent parents
Second finger represent brothers & sisters
Centre finger represent own self
Fourth finger represent your partner
Last finger represent your children
read more “Mengapa cincin pernikahan sulit di lepas?”