Alhamdulilah ... Alhamdulilah ... Alhamdulilah ... Setengah halal 😁
read more “My engaged”
Seperti yg direncanakan satu bulan sebelumnya mengenai lamaran yg akan dilaksanakan tgl 2 februari 2014 berjalan dengan lancar.
Yg pasti tidak seru jika tiap acara tidak ada ceritanya ... Saya juga mempunyai cerita yg cukup unik, mengharukan dan menegangkan menjelang acra tersebut.
Mari kita mulai ...
Saya meluncur dari jakarta ke wonsa tgl 31... Alhamdulilah perjalanan cukup lancar tanpa hujan dan tepat tgl 1 jam 8 saya sudah sampai di wonsa plus dijemput sama papi di sambipitu ....
Cukup melelahkan ... Namun senang karena bisa bertemu dengan keluarga saya.
Namun ada berita duka cita, pakde tugimin ( kakak dari bapak) meninggal hari ini tanggal 1 feb jam 6 pagi dan jenazah akan diantar ke bantul.
Karena hal tersebut membuat ayah dan ibu saya harus meluncur ke bantul setelah magrib. Saya tidak bisa ikut karena harus menggantikan ibu untuk membantu tetangga yg sibuk memasak untuk acara tersebut.
Saya mulai membantu dari segala hal yg bisa dilakukan oleh kemampuan saya. Membuat api, mengiris cabe, membuat lemper dan memotong sisa gulungan lemper.
Kesibukan tersebut membuat saya tidur jam 1 pagi hari... Dimana jam 4 bude yg membantu saya harus pulang dan jam 5 kembali menyiapkab segalanya. Waw cukup membuat mata saya perih. Mungkin kalau ada ibu, saya bisa beristirahat dgn cukup. Tapi ibu sedang di bantul menunggu pemakaman pakde. Dan ternyata dimakamkan pukul 3 dini hari.
Pagi harinya dengan mata yg cukup bengkak karena kurang tidur saya hatus kembali membantu segalanya. Ke pasar dll. Alhamdulilah tepat pukul 8 , ayah dan ibu sudah sampai dirumah kembali dengan mata yg cukup letih nampak tidak tidur semalaman. Kasian sekali mereka. :-(
Meskipin demikian karena sudah hari H kita tetap memaksakan badan untuk terus menyelesaikan semuanya. Alhamdulilah banyak tetangga yg bisa gotong royong untuk membantu.
Tepat pukul 10 semuanya sudah selesai. Saya sudah rapi dan sudah make up. Upss ini tidak biasanya lho .... Karena khawatir sang pri kabur sebelum disematkan cincin maka terpaksa saya dandan. Hehehe
Alhamdulilah semuanya beressss .... Tinggal menunggu kedatangan calob besan. Awalnya direncanakan mereka tiba jam 10 tapi nampaknya mereka hatus nyasar dulu. Dan tepat pukul 1 mereka baru datang.
Kedatangan mereka bukannya membuat saya lega tapi malah membuat saya tegang... Tangan dingin... Badan tidak panas tapi tangan tidak mau diam menipas2 tubuh ini. Dan saya mengartikan itu semua adalah panikkkk.... Gugup ... Nefresh ... Hahahhaa
Pembawa acara memulai acaranya... Berbagai sapaan dan sambutan silih berganti... Dari pihak wanita maupun pria... Sedangkan saya masih dikamar, menunggu untuk dipanggil.
Waw hal tersebut membuat jantung saya semakib ber-estafet ria ... Akhirnya nama saya dipanggil juga ... Dan saya menuju kedepan dengan menjinjing gaun saya. Hehhee
Dengan tangan tangan yg dingin, mas boro mulai memakaikan saya cincin, demikian dengan saya. Menandakan bahwa acara lamaran sudah selesai.
Legaaaa.....
Selanjutnya acara ramah tamah bebarengan dengan acra makan. Nampak ibu saya akrab berbincang dengan ibu mas boro. Semoga mereka cocok demikian dengan keluarga saya dan keluarga mas boro... Aminnn
Selanjutnya acara ramah tamah bebarengan dengan acra makan. Nampak ibu saya akrab berbincang dengan ibu mas boro. Semoga mereka cocok demikian dengan keluarga saya dan keluarga mas boro... Aminnn
Ayah dan ibu memberikan respon yg positif terhadap keluarga mas boro.
Meskipun saat itu saya dan mas boro dalam satu lingkungan tapi nampaknya kita enggan berbincang2 mungkin karena malu jadi sorot perhatian banyak orang.
Tepat pukul 4 acara pun selesai dan rombonvan mas boro kembali ke purwokerto.
Dan dia meninggalkan cincin ema melingkar di jari manis tangan kiri saya. Yg artinya bahwa saya miliknya dan saya tidak boleh melepas cinta ini selamanyaaa ....
Semoga cinta ini bertambah dan langgeng sampai kaki nini. Dan semoga bisa berlanjut ke jenjang pernikahan... Aminnn
Nb : Ya Allah semoga pakde memaafkan saya yg tidak bisa hadir dipemakaman. Semoga pakde diterima disisiNya. Jadikanlah kuburannya menjadi salah satu tamannya taman surga. Aminnnnn











