whatever what you say ...

Whatever what you say !!!
Teriakan itu yang pasti akan aku serukan di seantero jalan jika orang lain comment tentang pacarku .... whatever lah !!! *angkat bendera slogan whatever
Entah karena efek putus asa atau karena udah biasa mendengar comment yang isinya itu dan itu lagi ... Aishhh telingaku berasa punya alergi comment ....
Huh apa boleh dikata ya seperti itulah pacarku ... yang cuek n ga suka romantis2an ... pokoknya serba WAW berbeda sekali dengan makhluk lain yg berjenis kelamin laki2 ...
Harusnya pada situasi saat ini dia sedang gencar2nya mencari perhatianku agar dia terlihat sedikit WAW dimataku selayaknya tingkah laku sang buruk merak jantan yang memamerkan bulu ekornya yang indah dan panjang di depan merak betina.
Tapi apa mau dikata dia memang makhluk langka yang mempunyai caranya sendiri untuk menunjukkan cintannya ... bukan dengan mempublish di publik tetapi dengan cara internal, yaitu langsung pada sasarannya .... *hahaha udah kayak tukang tembak aja yak

Cara langsungnya adalah dengan cara menunjukkan sifat dan sikap aslinya tanpa ada sesuatu yang ditutupi ... seolah dia ini memberitahukan :
"Ya ini lah aku, ku harap kau mau menerima aku apa adanya seperti halnya aku yg mencintaimu apa adanya".

Sungguh benar2 kata hati yang indah ... andai saja dia mau menggungkapkan di depan publik pasti akan ada ribuan wanita yang akan berusaha menikamku hanya untuk bisa merebutnya...
Namun dia hanya dia bahkan sama sekali tidak membisikkan kepadaku...

Mungkin ini semua pemikiranku yang berkesan imagination/khayalan tingkat tinggi/Ngimpi... Tapi sesungguhnya ini semua benar sekali karena aku bisa melihat kata hati itu melalui sifat dan sikapnya yang selalu menerimaku apa adanya ... menerima mukaku yang tiap tahun tambah keriput ditambah beberapa hiasan dimukaku ... menerima sifatku yg ceroboh dan pelupa meski dia harus mengingatkanku ribuan kali *hehehe .... menerima sikapku yang kadang kekanak2an meski dia sudah berusaha menyentilku puluhan kali ....

Ya itulah dia lelaki yang benar2 membuat jantungku estafet saat dia mulai merekahkan senyumnya ... Ribuan orang diluar sana hanya bisa meng-comment sikap luarnya tanpa mengintip celah dihatinya ... Aku harap ribuan wanita disana tidak akan melihatnya kecuali aku ... karena dia milikku ^_^

Akhirnya terjawab juga kenapa aku harus mengibarkan bendera "whatever what you say" bukan karena putus asa atau karena sudah biasa mendengar semua comment itu tetapi karena aku memang MENCINTAINYA ..... Tolong diperbesarnya .... AKU MENCINTAINYA ......

read more “whatever what you say ...”

Back to my world, Back to my imagination

Waw sudah lama sekali saya tak menulis. Terasa semakin kaku saja jari saat menulis di blog ini, rasanya harus berjuang dengan rasa malas agar bisa merangkai beberapa kata. Beberapa kata saja pun nampak seperti satu buku harry potter begitu kata otakku yang mulai dipadati dengan gizi junk food.

Sebenarnya ada terbesit rindu untuk berkicau di blog, akhirnya2 ini saya hanya menghabiskan kicauan di tetangga sebelah dengan ikon burung biru. Meskipun kicauan saya nampak seperti iklan lewat yang hanya sekilas saja dilihat oleh para pengunjung lainnya tanpa menunggu koment. Jika saya ingin mendapatkan koment dari pengunjung lain maka saya akan menulis kicauan saya di tetangga sebelah dengan ikon F.

Sungguh sesuatu yang sangat klimaks saat jari menari diatas tuts keyboard hanya untuk mengeluarkan semua kicauan saya. Namun semua kicauan saya di kedua tetangga tersebut sangat terbatas, terbatas dalam karakter ,terbatas dengan something yang private dan terbatas dengan peraturan pemerintah.

Akhirnya saya kembali memaksa sang jari dan sang otak untuk merangkai kata di rumah induk alias di arus dan karang. Rumah yang sudah diperindah dengan nuansa biru dan nuansa bintang. Sungguh suasana yang seharusnya dapat memicu adrenalin dalam meneriakkan semua ungkapan hati.

Semua perasaan dan pemikiran saya limpahkan di rumah ini. Berharap tulisan ini akan bisa melegakan hati saya dan bisa mengabadikan moment yang amat penting dimana otak kita mempunyai kapasitas terbatasa dalam mengingat semua moment.Sehingga moment yang menurut saya penting pasti akan langsung saya tuangkan di rumah ini agar kelak saya dapat membaca dan menceritakan kembali secara detail kepada anak dan cucu saya.

Sebelumnya saya mempunyai beberapa alasan kenapa saya harus kembali kerumah ini. Itu semua dipicu oleh beberapa faktor. Faktor kesadaran dan faktor penyesalan juga nampaknya ada dihatiku.

Kesadaran karena banyak kejadian yang memang menyadarkanku bahwa saya hanya seorang wanita yang naif dan penuh dengan imajinasi sehingga sangat sayang sekali jika saya hanya menghayal tanpa membuang khayalan itu kedalam sebuah tulisan.

Faktor penyesalan karena sebelumnya saya telah menghilangkan bakat menulis dan menghayal saya hanya karena saya tidak ingin menjadi orang yang berada di negeri mimpi. Saya ingin berada di negeri kenyataan. Saya merasa bahwa membuat tulisan hanya akan memicu saya dalam hal menghayal. Setelah beberapa kali berusaha untuk menghapus bakat ini dan memulai dengan bakat saya ... maka semakin rindulah saya akan menulis. Akhirnya saya menyesal telah berusaha untuk menghapusnya dan saya akan menghapus penyesalan itu dengan kembali menulis.

Well singkat kata ... saya kembali memaksa jari untuk menari diatas tuts .... kembali ke duniaku yang penuh dengan imajinasi......

Yang saat ini perlu saya lakukan hanya fokus, terus belajar dan tidak boleh putus asa .....




read more “Back to my world, Back to my imagination”

home sick kembali meraja


Entah ada apa dengan hari ini ....
yang pasti aku merasa jenuh tingkat tinggi ....
bukan karena efek kerjaan yang seabrek dan juga bukan karena ulah pacar yang mulai sering ngambek ... lalu karena apa?
yang ada diotakku hanya ingin pulang kerumah ... dipeluk mami dan mendengarkan dongeng mami ....
rindu... jenuh ... males .... benar2 menjadi lazy song kalau menurut bruno mars ...


Setelah dianalis secara detail ... ternyata ini semua merupakan gejala home sick ...
ini semua merupakan efek dari tanggal merah yang menempel dikalenderku ... dan selalu menjadi sasaran mataku ....

Tanggal 30 - 31 Agustus 2011 merupakan hari raya idul fitri 1432... yang artinya 3 hari sebelumnya aku akan pulang kampung ....
pulang kerumahku ... pulang ke desaku ... pulang ke asalku ....

Membayangkan saja aku sudah tak sanggup menahan rinduku ... tak sabar dan tak mau menunggu hari .... seakan aku ingin mempercepat waktuku ....

Pulang dan pulang ... itu yang ada diotakku ... alhasil mau kerjapun terasa jenuh dan berat ...
tiap hari hanya menelpon mami ... cuman bilang ... "ma, aku kangen ... mau pulang"

home sick kembali meraja



read more “home sick kembali meraja”